Dokter Cilik Kader Kesehatan Sekolah

Dokter Cilik Kader Kesehatan Sekolah

Dokter Cilik Menjadi Kader Kesehatan Sekolah

Kubu Raya: Sebagai salah satu sekolah penggerak di Kalimantan Barat, SDIT Alkarima Kubu Raya banyak mengembangkan pengetahuan dan pelatihan keterampilan terhadap para peserta didik tak hanya kemampuan akademik namun juga non-akademik termasuk pendidikan Dokcil (dokter Cilik.

Lewat dokter Cilik, Peserta didik dikenalkan tentang program UKS dan dokter, cara bersikap dan berperilaku hidup bersih dan sehat, serta mengajak teman-temannya untuk senantiasa membudayakan gaya hidup sehat, mengajak membudayakan Asalam (Ada Sampah Langsung Ambil). Harapannya mereka bisa menjadi kader-kader kesehatan cilik yang mampu memberikan edukasi pentingnya kesadaran atas kesehatan diri terhadap teman, keluarga maupun orang disekitarnya.

Kepala SDIT Alkarima Kubu Raya, Syabandi berharap dengan adanya para Dokter Cilik ini bisa menjadi contoh teladan dalam menjaga kebersihan sekolah terutama merubah menjadi berperilaku hidup bersih dan sehat.

“Alhamdulillah, Dokcil di SDIT Alkarima ini adalah Peserta Didik yang memenuhi kriteria dan telah dilatih untuk ikut melaksanakan sebagian usaha pemeliharaan dan peningkatan kesehatan terhadap diri sendiri, teman, keluarga dan lingkungannya. Mudah-mudahan dengan adanya para Dokter Cilik ini bisa menjadi contoh teladan dalam menjaga kebersihan sekolah terutama merubah menjadi berperilaku hidup bersih dan sehat.

Peserta Dokter Cilik adalah terdiri dari Siswa kelas 4 dan 5 SDIT Alkarima Kubu Raya yang telah dipillih oleh TIM Unit Kesehatan Sekolah (UKS) sekolah.

Hasil Zakat, Infaq dan Sedekah SDIT Al Karima 1438 Hijriah

Bismillahhirrahmannirrahim..

Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak dan Ibu yang telah menyalurkan infaq dan sedekahnya ke SDIT Al Karima Kubu Raya tahun 1438 H / 2017 M

Adapun perolehan zakat, infaq dan shadaqah SDIT Al Karima Kubu Raya tahun ini sebagai berikut :

  • Zakat : Rp 4.154.500
  • Infaq : Rp 1.597.500
  • Shadaqah : Rp 345.000

Semoga Allah membalas kebaikan Bapak dan Ibu dengan berlipat-lipat kebaikan

Kami Siap Mengikuti Lomba

Assalamu’alaykum wr.wb, …tepuk semangat!!! “prok..prok…prok ALLAHU AKBAR”

Yeaaahhh… Alhamdulillah tetap semangat yaa… J

Naah kali ini kami akan membahas salah satu bidang koordinator yang ada di SDIT AL KARIMA KUBU RAYA, yaitu…bidang lomba..

Dibidang lomba ini dikoordinasi oleh dua orang guru, ada Ustadz Sumarlin dan Ustadzah Ulfa

Ada berbagai lomba yang pernah dilombakan di SDIT al karima kubu raya yang biasanya diadakan pada hari-hari tertentu diantaranya, saat hari kemerdekaan tanggal 17 Agustus, saat class meeting yaitu setelah ulangan akhir semester, dan pada saat ada event tertentu.

Pelaksanaan lomba di SDIT AL KARIMA KUBU RAYA yang diadakan baru-baru ini adalah pada saat class meeting semester 1 yaitu bulan desember tahun 2016,cabang lomba yang dilombakan ada banyak, diantaranya yaitu:

  1. Lomba Mewarnai

Lomba mewarnai kali ini bekerja sama dengan salah satu brand terkenal yang menjual berbagai peralatan ATK, yaitu Faber Castell. Siswa yang mengikuti lomba mewarnai ini berasal dari kelas 1 sampai kelas 3. Anak-anak mengikuti lomba dengan semangat, dari gambar dapat dilihat bahwa anak-anak dengan antusias mendengarkan arahan dari salah satu karyawan faber castell yang datang ke sekolah.

Dalam lomba ini setiap anak dipinjamkan sebuah spidol untuk mewarnai, cara mewarnainya tidak seperti cara mewarnai yang biasanya, yaitu hanya dengan memberi titik-titik pada gambar atau membuat bulatan-bulatan kecil. Dan semua anak berhasil menyelesaikannya dalam waktu yang singkat.

2. LCT MAPEL

Pada gambar di bawah tampak beberapa anak sedang serius mendengarkan soal yang dibacakan oleh juri. Ini pertama kalinya diadakan lomba cerdas cermat mata pelajaran di SDIT AL KARIMA KUBU RAYA. Mata pelajaran yang dilombakan adalah bidang MIPA (Matematika dan IPA), Bahasa (Bahasa arab dan bahasa Inggris), dan Umum (IPS  dan PKn). Lomba ini diikuti oleh siswa siswi dari kelas 3, 4, 5 dan 6. Tujuannya adalah untuk melatih kemampuan akademik siswa, dan menggali potensi akademik yang dimiliki oleh siswa.

3. Lomba Masak Nasi Goreng


Pada gambar di atas tampak anak-anak kelas 4a SDIT AL KARIMA KUBU RAYA sedang bersemangat mengikuti lomba memasak nasi goreng.

Dalam lomba memasak nasi goreng ini, beberapa anak perwakilan tiap kelas dari kelas 3 sampai kelas 6 mengikuti lomba masak nasi goreng dengan didampingi oleh guru pendampingnya. Semua peserta lomba sangat bersemangat, meskipun cuaca cukup panas, dan berkeringat tapi itu tak menyurutkan semangat mereka. Tak hanya peserta lomba yang bersemangat, para supporter lomba juga tak kalah semangat. Dalam lomba ini dapat dilihat kekompakan team dan kerja sama team yang baik. Lomba masak ini juga melatih kemampuan siswa dalam membuat masakan, semoga ini menjadi latihan yang baik bagi siswa untuk bisa membantu ibu mereka di rumah.

Sebenarnya masih ada banyak lomba lainnya, antara lain lomba panahan, lomba da’i cilik, lomba madding, lomba tahfidz dll.

Selain lomba-lomba internal, SDIT AL KARIMA KUBU RAYA juga ikut berpartisipasi dalam lomba-lomba eksternal yang diadakan oleh pihak luar sekolah. Saat ini siswa siswi SDIT AL KARIMA KUBU RAYA sedang berlatih untuk mengikuti OSN dan O2SN tingkat kabupaten, diantaranya bidang ipa, matematika, pidato, olahraga, dll. Selain itu kita juga sedang berlatih untuk mengikuti lomba Sains KUARK yang akan diadakan pada tanggal 18 februari 2017 ini. Doakan kami ya semoga bisa menang..AAMIIN …

HALAQOH IS FUN …

HALAQOH IS FUN …

Hhhmmm, let’s talk about Halaqoh …

Halaqoh merupakan suatu kegiatan dimana terdaat seorang mentor (penasihat)  yang bertugas memberikan ilmunya dan bahkan memotivasi para mentee (peserta) dalam hal-hal yang positif.

Tujuan dari program halaqoh adalah mengenalkan sekaligus membina anak-anak menjadi pribadi yang berakhlak islami.

Menjadi seorang mentor harus memiliki ilmu dan apa yang diucapkan harus berlandaskan dengan ilmu. Menjadi seorang mentor juga harus menyenangkan dan tidak terkesan menggurui. Mentor harus memiliki komunikasi yang baik terhadap mentee.

Siapa bilang bahwa halaqoh itu membosankan? Mentor harus membuat jadwal agar halaqoh tidak membosankan. Sebagai contoh: pekan 1 sampai 3 adalah materi, dan pekan terakhir adalah bebas. Memberikan materi juga jangan ceramah terus…, sesekali tampilkan foto atau video yang berkaitan dengan materi yang akan disampaikan, agar halaqohnya menarik. Untuk agenda bebasnya bisa dengan cara olahraga, nonton bareng, masak, main perang-perangann ke panti asuhan, ifthor jama’i alias buka puasa bersama, dll. Intinya agenda bebas yang menyenangkan. Variasi dalam metode halaqoh pentinguntuk menghindari kejenuhan mentee.

Berikut adalah hal yang harus dilakukan mentor dalam halaqoh :

  1. Menyambut mentee dengan senyuman yang tulus, berjabat tangan ddengan penuh kehangatan. “Tak ada kesempatan kedua untuk memberikan kesan pertama”
  2. Pembukaan dengan tahmid, shalawat, basmalah dan tilawah
  3. Warming up dengan cerita singkat, serta harapan dan target capaian selama mentoring
  4. Evaluasi catatan diri (ruhiyah, akademik, keluarga, dll)
  5. Bertanya tentang materi sebelumnya
  6. Ingatkan selalu bersyukur karena lahir dalam keadaan Islam, karena orang Islam dijamin masuk surga. Bersyukur karena dilahirkan dalam keadaan sehat dan ingat bahwa implementasi dari rasa syukur adalah dengan beribadah kepada Allah, berdasarkan ilmu yang benar.
  7. materi inti
  8. Tanya hajatalias keinginan satu persatu dan didoakan bersama-sama
  9. Sebelum berpisah ingatkan pertemuan selanjutnya

Berikut foto-foto kenangan yang menyenangkan selama halaqoh:


Sebelum halaqoh dimulai, baiknya ucapkan basmalah dan dilanjutkan dengan  tilawah. Insyaa Allah hati jadi tenang. ^–^

Kalau yang ini lagi menikmati es buah dan kue. Walau sudah makan siang, es buah dan kuenya tetap enak dinikmati. Dan saat selesai jam halaqoh, mereka bertanya “halaqohnya kapan di mulai?”  ^–^

Lagi bikin kue bola-bola coklat, walau ikhwan tapi semangat luar biasa ^–^


*Kegiatan masak tujuan utamanya adalah bersama-sama menciptaka masakan dengan cita rasa yang istimewa tapi bahan dasar sederhana.

Berharap ilmu dan kesenangan yang didapatkan selama halaqoh di sekolah ini bisa dilanjutkan walau nanti sudah berada di sekolah dan jenjang pendidikan yang berbeda. Semoga pola pikir dan perilaku yang islami dapat mewarnai jati diri siswa-siswi SDIT          Al Karima Kubu Raya. Aamiin yaa Rabb.

“Sesungguhnya Allah, malaikat-Nya, serta enduduk langit dan bumi, hingga semut yang ada di lubangnya, dan ikan-ikan yang ada di laut, (semuanya) bershalawat terhadap orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia.” (HR. Tirmidzi)

Qiamullail

Qiamullail

IMAGING THE POWER OF QIYAMULLAIL
“Rasulallah dan para sahabat menjadikan Qiyamullail sebagai pakaian mereka. Hal seperti itu menandakan qiyamullail merupakan bagian dari kebutuhan hidup bagi Rasul dan sahabat. Tidak semalampun mereka lewatkan tanpa qiyamullail”.
ungkapan di atas merupakan bagian dari sambutan bapak kepala sekolah, Ust. Herfan pada upacara pembukaan “the power of qiyamullail 1” yang diadakan oleh kelas 3 pada tahun 2016. Pada kesempatan itu bapak kepala sekolah menambahkan, bahwa meskipun pada malam harinya Rasul dan sahabat melaksanakan qiyamullail, namun pada siang harinya mereka tetap melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik. Jadi, beribadah di malam hari bukan satu alasan untuk bermalas-malasan di siang harinya. Jika pada siang hari muncul rasa malas dalam beraktivitas, maka kemungkinan besar ada sesuatu yang salah pada qiyamullail kita.
Selanjutnya diungkapkan pula oleh bapak kepala sekolah tentang pentingnya melaksanakan qiyamullail. Qiyam berarti berdiri, dan lail berarti malam. Qiyamullail artinya menghidupkan waktu malam hari untuk berhubungan dengan Allah SWT., dengan melakukan shalat. Kita biasa menyebutnya dengan shalat tahajud.
Diakhir sambutannya, bapak kepala sekolah menyinggung tentang tema yang diusung pada the power of qiyamullail 1, yaitu “singkirkan kemalasan, raih kesuksesan”. Beliau memandang tema ini sesuai dengan nilai-nilai qiyamullail. Beliau mencontohkan, Umar Bin Khattab yang mempunyai gelar singa padang pasir, tetap beraktivitas di siang hari dan beribadah pada malam hari. Tanpa merasa lelah, tanpa merasa jenuh, tanpa merasa bosan. Siswa-siswi sdit alkarima, diminta mencontoh perbuatan Umar bin Khattab tersebut. Karena siswa-siswi sdit alkarima merupakan calon pemimpin di masa depan, maka perlu memiliki spiritual yang tinggi. Untuk itu perlu menjadikan qiyamullail sebagai pakaian, seperti yang di contohkan rasul dan sahabat.
Pada acara pembukaan ini ditampilkan pembacaan al qur’an dengan metode tilawati oleh perwakilan siswi kelas 3 Pembukaan ini berlangsung dengan sangat tertib.
The Power of Qiyamullail 1, merupakan program kerja kelas 3. Kepanitiaan kegiatan ini meliputi seluruh wali kelas 3  Beliau memberikan motivasi dan inspirasi pada seluruh siswa dan siswi yang mengikuti kegiatan ini. Kesimpulan dari motivasi yang beliau tuturkan adalah, bahwa seorang siswa yang ingin berhasil dalam hidupnya harus mau mendengarkan setiap pembicaraan atau nasihat dari setiap orang. Menjadi pendengar yang baik, berarti akan menyerap banyak informasi. Jika seseorang tidak mampu menjadi pendengar yang baik, maka Ia akan kehilangan banyak sekali informasi penting. Inspirasi ini juga dilengkapi dengan berbagai game. Beliau juga meminta pada siswa dan siswi agar mencintai Rasulallah dan menjadikannya sebagai suri tauladan. Diiringi dengan senandung shalawat bersama-sama, beliau mengutarakan berbagai keteladanan yang harus dika ambil dari pribadi Rasulallah. Rasulallah adalah pribadi yang rajin, jujur dan memiliki kepedulian yang tinggi.
Sebagai contoh perbuatan nyata tentang kepedulian, Siswa dan siswi harus menganggap sekolah adalah milik mereka dan rumah mereka. Karena itu harus dijaga kebersihannya dengan baik. Jika lingkungan kotor, harus mereka sendiri yang membersihkannya, tidak hanya mengandalkan office boy saja. Siswa-siswi diminta melakukan simulasi dengan merapihkan sandal dan al qur’an yang tidak tersusun rapi secara bersama-sama. Kemudian beliau bertanya, lebih nyaman mana, sebelum atau sesudah dirapihkan. Seluruh siswa menjawab, setelah dirapihkan. Inilah salah satu nilai-nilai baik yang siswa-siswi dapatkan dari kegiatan ini.
Beliau juga menganggap penting menumbuhkan semangat nasionalisme untuk meningkatkan citra Indonesia dimata dunia. Generasi muda Indonesia harus rajin belajar agar menjadi generasi yang cerdas. Generasi muda harus giat bekerja agar tidak tertinggal. Dan banyak lagi harapan lainnya.
Acara guest teacher yang berlangsung dari pukul 20.00 sampai 22.00 wib ini, ditutup oleh renungan yang membuat siswa-siswi mendapatkan pengalaman spiritual baru. Menumbuhkan rasa cinta pada Allah, cinta pada kedua orangtua dan mengetahui kekuatan dan kelemahan diri. Sungguh, malam ini menjadi satu malam yang berarti bagi seluruh siswa

Outing Class, Hari ini Aku Sebagai Petani

Outing Class, Hari ini Aku Sebagai Petani

Outing Class kali ini dengan tema Aku Seorang Petani. tema ini diambil karena sangat penting bagi siswa sdit alkarima karena untuk menyelami dan merasakan bagaimana menjadi seorang petani, menanam padidan berkebun yang hasilnya dinikmati oleh banyak masyarakat. tempat outing class ini diambil di daerah Kecamatan Kakap Kab.Kubu Raya

Market Day

Market Day

Market Day

Suasana jual beli terlihat di lapangan sekolah hari ini jumat. Ya hari ini adalah agenda rutin kita market day dimana suasana sekolah yang biasanya pendidik berdiri menyampaikan segudang ilmu dan peserta didik duduk mendengarkan dengan hikmat tidak kita temui pada hari ini. Hari ini para siswi dilatih menjadi seorang usahawan dengan menjajakan hasil masakannya kepada para konsumen, masakan yang telah mereka pelajari selama belajar di sekolah HASMI ini.

Mereka dibekali modal dari pihak sekolah untuk mereka gunakan. Hasil dan laba dikembalikan lagi ke sekolah guna diputar untuk memberikan kenang-kenangan kepada kelompok yang paling banyak mendapatkan laba.

Kegiatan market day ini tidak sekedar kegiatan hiburan melainkan ada tujuan dan timbal balik ke siswi. Tujuannya ialah melatih mereka agar termotivasi menjadi seorang usahawan yang handal, sedang timbale baliknya ialah pemberian hadiah berupa kenang-kenangan kepada kelompok yang berhasil mendapatkan laba paling banyak.

Dalam kegiatan ini ara siswa dibimbing untuk dapat berwirausaha dengan keterampilan yang sudah diajarkan pada semester 1 yang lalu, Alhamdulillah para siswi terlihat antusias dengan kegiatan ini terlihat dari kekreatifan mereka membuat aneka menu dan nama stand mereka. Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 9 pagi – selesai pukul 09.30. Market day ini diramaikan oleh para siswa kelas 1 dan VI Sdit alkarima. dokumen dapat dilihat file foto kegiatan untuk departemen.

Semoga dengan adanya agenda ini di sekolah Dasar Islam Terpadu Alkarima mampu mendorong mereka untuk menjadi seorang muslim yang paham ilmu dunia akherat dan mandiri menjadi usahawan yang sukses baik itu dalam lingkup rumah pribadi.

Copyright © 2026 SDIT Al-Karima